F Negara Yang Bermalas-malasan Untuk Berhubungan Seks ~ Berita Interesting itupoker.net Agen Judi Poker Online Terpercaya

Jumat, 30 Januari 2015


Kejadian Ini Sungguh Langka

Agen Poker , Domino , Ceme Online - Menurut Para Ahli Berhubungan Seks merupakan kebutuhan primer dalam Setiap Pasangan Suami Istri,bagaimana tidak Karena Berhubungan Seks pun terdapat banyak manfaat antara lain melawan keriput wajah,melembutkan kulit,dan membuat wajah telihat awet muda.

Tetapi ada beberapa negara yang meneyebutkan bahwa mereka enggan behubungan seks.


Warga negara Kota ini rupanya cukup malas dengan seks. Walau 62 persen populasi dewasa mengaku melakukan hubungan badan setidaknya sekali per pekan, tapi tingkat kepuasannya cuma 35 persen.

Hubungan seks yang kurang memuaskan mungkin cuma masalah masing-masing individu. Tapi bila yang merasakannya mendekati separuh populasi, berarti ada masalah di sebuah negara.

Rupanya, ada lembaga yang aktif memantau aktivitas ranjang warga seluruh dunia. Tim dari produsen kondom Durex, memetakan mana saja negara dengan warga rajin berhubungan badan, dan mana yang kehidupan seksnya menyedihkan.

Daftar berikut coba merangkum lima negara terbawah yang masyarakatnya disimpulkan ogah-ogahan berhubungan badan.

Singapura

Jumlah warga yang memilih mengurangi aktivitas seks bahkan meningkat bila dibandingkan data Durex pada lima tahun lalu.

Di luar itu, Durex memetakan beberapa alasan mengapa 37 responden dari Singapura kini malas bersenggama. Pertama adalah beban kerja yang makin berat di kalangan kelas menengah. Pulang kerja sudah capek, malas harus olah raga tengah malam.

Alasan kedua, hukum Singapura mengatur bahwa memperjualbelikan benda berbau pornografi terlarang, walau menontonnya dari Internet dibolehkan. Syahwat masyarakatnya pun ikut turun.

Inggris

Warga Inggris Raya, meliputi pula Irlandia Utara, Wales, dan Skotlandia, ternyata adem ayem untuk urusan ranjang.

Dari survei Durex tahun lalu, 55 persen warga mengaku masih mau berhubungan badan seminggu sekali. Tapi soal kepuasan cuma dinyatakan oleh 40 persen responden. Angka seks bebas di Inggris juga tidak setinggi Jerman, yang 2/3 warganya mengakui biasa menjalani 'cinta satu malam'.

Semakin maju perekonomian, maka waktu tersisa buat melakukan seks bertambah sempit. Tak sedikit responden mengaku kelelahan bila malam hari harus dipakai berhubungan badan dengan pasangan.

Amerika Serikat

Walau statusnya adalah Negeri Adi Daya, ternyata penduduk Amerika Serikat kurang berdaya di atas ranjang.

Padahal, kurang apa coba sumber untuk bikin pikiran ngeres di AS. Industri pornografi tumbuh subur, alat bantu seks dijual bebas pada warga dewasa, dan masih banyak lagi.

Nyatanya, Durex mencatat hanya 53 persen warga AS yang rutin berhubungan badan sepekan sekali. Kelihatannya masih mayoritas, tapi bila mengingat status Amerika sebagai negara berpenduduk terbanyak ketiga di dunia, maka jumlah orang yang ogah-ogahan bersenggama sangat tinggi.

Lebih parah lagi, cuma 48 persen yang merasa kehidupan seksnya bahagia. Ini termasuk faktor yang memicu tingginya angka perceraian di Negeri Paman Sam. Sama seperti negara lain di daftar ini, semakin beratnya beban hidup menjadikan seks prioritas kesekian setiap responden.

Nigeria

Walau negara paling kaya minyak di Afrika, Nigeria ternyata tidak kaya soal urusan senggama. Sama seperti Amerika Serikat, cuma 53 persen warga Nigeria yang doyan nge-seks tiap minggu.

Intensitas hubungan badan warga Nigeria bahkan lebih rendah dari AS. Tapi yang menarik, untuk warga aktif bersenggama, periodenya lama. Reratanya sekitar 24 menit.

Tapi tidak semua warga demikian. Durex belum melansir alasan detail, bagaimana masyarakat negara kaya di Benua Afrika ini malah kurang aktif berhubungan badan.

Jepang

Sebetulnya bukan kejutan bila Jepang ada di puncak daftar negara yang warganya malas berhubungan badan. Sejak lama isu ini sudah berembus ke dunia internasional.

Resesi Jepang selama dua dekade terakhir juga dipicu oleh semakin berkurangnya penduduk usia muda. Lagi-lagi karena lebih banyak warga pilih menjomblo. Mending kalau cuma tidak punya pacar, lha ini juga ogah melakukan seks.

Setahun rata-rata lahir 250 ribu bayi dari populasi 35 juta orang. Namun di Ibu Kota London, Inggris kelahiran mencapai 135 ribu per tahun padahal populasinya hanya 8,3 juta orang.

Data Durex menunjukkan 20 persen lelaki Jepang rentang usia 25-29 tahun mengaku tidak tertarik dengan segala hal berbau seks.



0 komentar:

Posting Komentar

Unordered List

Sample Text

Baby Hello Kitty

Pages

Itu Poker [10/29/2014 12:34:37 PM] Itu Poker:
Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

Popular Posts